• id
    • ar
    • en
    • id
Tuesday, 3 November, 2026
Biro Kerja Sama dan Kemitraan Strategis
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
  • Kemitraan
  • Berita
  • SDGs
  • Kontak
  • Links
    • Pusat Pengelolaan Kekayaan Intelektual
    • Halal Center
    • OIC
    • LP2M
    • Pusat Bahasa
    • BIPA
    • UPT Jurnal
No Result
View All Result
Biro Kerja Sama dan Kemitraan Strategis
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
  • Kemitraan
  • Berita
  • SDGs
  • Kontak
  • Links
    • Pusat Pengelolaan Kekayaan Intelektual
    • Halal Center
    • OIC
    • LP2M
    • Pusat Bahasa
    • BIPA
    • UPT Jurnal
No Result
View All Result
Biro Kerja Sama dan Kemitraan Strategis
id en

OIF UMSU dan UniSZA Malaysia Gelar Falak Research Symposium Internasional

Admin BKKS by Admin BKKS
20/10/2026
in Berita, Internasional, Kerja Sama, SDG17, SDG4
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsAppShare on Facebook
SDG 4 - Quality Education
SDG 17 - Partnerships for the Goals

Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia menggelar International Islamic Astronomy: Joint Falak Research Symposium Academic and Students. Kegiatan digelar pada Jumat (16/10) di Kampus Utama Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Kegiatan mengusung tema “Learning, Innovation, and Network of Knowledge” dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor UMSU Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan Pengembangan, Pendidikan dan Digitalisasi (PDD), Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si. Dia menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen FAI UMSU dalam memperluas internasionalisasi pendidikan tinggi.

“Ilmu falak merupakan bidang yang sangat strategis untuk dikembangkan di Indonesia. Karena itu, lulusan tidak hanya perlu memiliki kemampuan dalam aspek keagamaan, tetapi juga harus menguasai kompetensi astronomi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

WR AIK dan PPD mengatakan peluang penelitian kolaboratif yang dapat dikembangkan OIF UMSU bersama UniSZA. Salah satu topik yang dinilai menarik adalah penelitian mengenai waktu Subuh di Medan dan Malaysia.

Kajian ini diharapkan menjadi salah satu penelitian bersama yang dapat memperkuat kontribusi kedua institusi dalam pengembangan ilmu falak, khususnya terkait penentuan waktu salat berdasarkan fenomena astronomis.

WR berharap publikasi ilmiah UMSU yang menggunakan bahasa Inggris dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga berpeluang memenuhi standar indeksasi internasional, termasuk Scopus.

Sementara itu, Penasihat KASTRO UniSZA dan Peneliti ESERI UniSZA, Malaysia Prof. Madya Ts. Dr. Roslan bin Umar mengapresiasi atas terjalinnya kerja sama antara UniSZA dan UMSU. Dia mengatakan kesepakatan kerja sama kedua institusi sebagai peluang penting yang perlu dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan ilmu falak dan astronomi Islam.

“Kolaborasi tersebut membuka ruang yang luas bagi pengembangan penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pelaksanaan program akademik yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Penasihat KASTRO UniSZA.

Menurutnya, Ilmu falak yang dikembangkan OIF UMSU memiliki karakteristik tersendiri karena memadukan aspek keislaman, kesejarahan, dan peradaban dengan pendekatan astronomi. Karakteristik tersebut menjadipotensi besar untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Dia berharap kerja sama yang telah terjalin tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran mahasiswa, dan kegiatan akademik internasional.

Sebelumnya, Kepala OIF UMSU, Assoc. Prof. Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A., menyampaikan bahwa pengembangan Ilmu Falak di UMSU berangkat dari moto “Memotret Semesta, Demi Iman, Demi Peradaban”. Moto tersebut menjadi landasan dalam merancang dan menjalankan berbagai program edukasi, penelitian, serta pengembangan keilmuan di OIF UMSU.

Dr. Arwin menjelaskan bahwa OIF UMSU saat ini memfokuskan penelitian pada empat bidang utama, yakni penelitian awal bulan Hijriah atau penentuan hilal, penelitian fajar dan waktu Subuh, pengembangan Kalender Hijriah Global Tunggal, serta pengukuran dan penentuan arah kiblat.

“Pada penelitian awal bulan Hijriah, OIF UMSU telah menghimpun data penelitian selama lebih dari tujuh tahun. Sementara itu, penelitian mengenai fajar dan waktu Subuh dikembangkan melalui penggunaan instrumen, di antaranya Sky Quality Meter (SQM) dan alat pengamatan lainnya. Dalam bidang penentuan arah kiblat, OIF UMSU memanfaatkan berbagai instrumen, seperti theodolite, Mizwala, GPS, kompas, dan perangkat pengukuran lainnya,” katanya.

Ketua OIF UMSU menegaskan bahwa UMSU dan UniSZA telah menjalin kerja sama sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, kolaborasi antara OIF UMSU dan UniSZA termasuk salah satu kerja sama yang dinilai paling intensif.

“Kami siap berkolaborasi lebih intensif dengan UniSZA, baik dalam penelitian, publikasi artikel jurnal maupun berbagai kegiatan akademik lainnya. Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditindaklanjuti melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.

Kemudian, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zailani, M.A., menyambut positif pelaksanaan simposium tersebut. Ia menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam memperluas wawasan akademik dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui kerja sama internasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat kami dari UniSZA yang telah berkenan hadir bersama rombongan ke UMSU. Ini merupakan program yang sangat menarik dan sesuai dengan kebutuhan kita. Kami berharap akan semakin banyak kegiatan yang dapat dikolaborasikan ke depannya, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik mahasiswa maupun dosen,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh Prof. Madya Ts. Dr. Roslan bin Umar dengan tema “Perkembangan, Pendidikan, dan Penerbitan Berimpak Tinggi dalam Astronomi di UniSZA”.

Selain itu, simposium ini juga menjadi ruang bagi akademisi dan mahasiswa untuk berbagi hasil penelitian melalui sejumlah topik, antara lain pendidikan astronomi Islam di media sosial, penentuan waktu Subuh, penelusuran fajar sadik, penggunaan kecerdasan buatan dalam pencitraan hilal, peningkatan kualitas citra anak bulan, serta edukasi berbasis observatorium dan literasi ilmu falak.

Turut hadir Dosen Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia (UNISZA) Prof. Madya Dr. Roslan bin Umar dan Dr. Sharifah Nurul Aisyah, Para Wakil Dekan FAI UMSU, Para mahasiswa OIF UMSU serta para mahasiswa S-2 dan S-3 UNISZA.

Previous Post

FEB UMSU dan LPS Gelar Edukasi dan Literasi Keuangan

Next Post

Tim PPK Ormawa UMSU Wakili Sumut ke Ajang Abdidaya 2026 Makasar

Next Post

Tim PPK Ormawa UMSU Wakili Sumut ke Ajang Abdidaya 2026 Makasar

Alamat

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2026 Biro Kerjasama dan Kemitraan Strategis.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
  • Kemitraan
  • Berita
  • SDGs
  • Kontak
  • Links
    • Pusat Pengelolaan Kekayaan Intelektual
    • Halal Center
    • OIC
    • LP2M
    • Pusat Bahasa
    • BIPA
    • UPT Jurnal

© 2026 Biro Kerjasama dan Kemitraan Strategis UMSU.