Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memperkuat program hilirisasi riset akseleratif, transformasi teknologi, dan hasil penelitian sesuai dengan roadmap UMSU menuju World Class University.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi (RIPI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si menyampaikan bahwa UMSU terus melakukan pengembangan riset akseleratif, transformasi teknologi, serta penguatan program hilirisasi hasil penelitian.
“Kita berharap UMSU menjadi kampus berdampak melalui pengabdiannya. Karena itu, kita masih perlu mendorong riset-riset akselerasi untuk memperkuat kapasitas dan transformasi teknologi,” ungkapnya saat membuka Workshop Penyusunan Proposal Hibah Hilirisasi Riset Kemdiktisaintek RI Skema Dorongan Teknologi dan Sinergi Tahun 2026, Senin (19/10), di Ruang Rapat Kampus UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan.
Lebih lanjut, pengembangan bidang-bidang baru dinilai penting untuk memperluas kapasitas inovasi universitas. Kehadiran pusat inovasi dan hilirisasi riset diharapkan mampu mendorong lahirnya program inovasi serta produk hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan berbagai sektor terkait.
Menurutnya, penting penguatan legitimasi keilmuan dan sains khususnya pada OIF UMSU yang dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pusat unggulan IPTEK, sehingga kredibilitas dan kapasitas kelembagaan yang dibangun memiliki landasan ilmiah yang kuat.
“Untuk itu, diperlukan arahan, pendampingan, dan bimbingan dalam menyusun langkah-langkah strategis menuju pembentukan Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT). Harapannya, hal ini dapat membantu kita menghasilkan karya unggulan, memperkuat kualitas riset, serta memenuhi kebutuhan pengembangan pusat keunggulan yang memiliki pengakuan dan kredibilitas,” harapnya.
Sebelumnya, Ketua Hilirisasi Riset UMSU, Dr. Syaiful menyampaikan pembentukan Pusat Unggulan Iptek merupakan modal awal UMSU untuk membangun pusat keunggulan.
“Kegiatan ini sudah cukup lama kita rencanakan dan kita idam-idamkan. Kami melihat sudah saatnya UMSU memiliki pusat keunggulan IPTEK. Fasilitas untuk Center of Excellence juga sudah tersedia,” ujarnya.
Da menjelaskan, fokus utama pengembangan ini adalah membangun pusat unggulan yang memiliki rekognisi resmi. Untuk mewujudkannya, UMSU akan menyiapkan proyek percontohan atau pilot project pada tahun ini dengan menitikberatkan pengembangan bidang sains.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik. Tahun depan kita berharap sudah memiliki pusat-pusat unggulan lainnya,” katanya.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan arahan dari nasumber Ketua Pusat Unggulan Iptek (PUI) Mangrove Universitas Sumatera Utara, Prof. M. Basyuni, S.Hut, M.Si., Ph.D bertajuk “Merintis Jalan Pembentukan Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi”.
Turut hadir Pimpinan fakultas di antaranya pimpinan Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI), Ketua OIF dan Kepala biro di UMSU.

